[SAO] Makanan Agil dan Klein yang Menarik

Translation Credits:
English – defan752
Translation - AriqMT



Argo «Rat» adalah dealer informasi terbaik di kastil mengapung Aincrad.

Motto nya tentnag 'Menjual informasi apapun yang bisa dijual' berarti dia menyajikan semua tipe informasi: dari intel MMORPG biasa, seperti dimana untuk menemukan tempat berburu yang langka dan sangat efektif atau bagaimana cara mengalahkan monster-monster, sampai panduan lainnya, seperti lokasi kafe modis yang cocok untuk berkencan atau kedai dengan ikan yang bagus, sampai gosip terbaru, seperti info pribadi pemain terkenal dari guild-guild yang cukup terkenal.

Meski begitu kasusnya, dia mempunyai aturan sendiri. Informasi pribadi yang berkaitan dengan masalah kehidupan dan kematian (seperti siapa yang akan berburu sendirian di waktu tertentu, daftar lengkap mengenai skill-skill seseorang, dan lainnya) tidak dijual; sedangkan untuk informasi selain itu, yang dia anggap aman, hanya terbuka untuk dijual kepada para pemain yang dia percayai.

Dalam hal itu, sebuah gunung kecil dari nasi putih mengepulkan uap  dari mangkuk besar disimpan di hadapanku, bersamaan dengan sebuah piring yang penuh dengan cream stew disimpan di depan dua pria yang cekikikan, yang mungkin merupakan bukti kepercayaan Argo kepada kita. Jika kamu ingin tahu kenapa, itu karena dia tanpa ragu sedikitpun, menjual informasi pribadiku kepada kedua orang yang tertawa terbahak-bahak ini — Agil si pedagang kapak dan Klein si pengguna katana.

Meski begitu, untuk berjaga-jaga, Aku mengajukan sebuah pertanyaan kepada mereka untuk mengkonfirmasinya.

“Umm… Bagaimana kalian bisa belajar bahwa satu-satunya kombinasi makanan yang tidak Aku sukai adalah «nasi dan cream stew»?”

Kedua orang itu langsung menyeringai lebih lebar secara bersamaan.

“Aw ayolah, lupakan itu. Lebih penting lagi, ambil selagi panas, Bung Kiri!1

“Sama sekali, Kami berusaha keras untuk mendapatkan bonus serangan-terakhir dari bos Lantai 68, jadi kami ingin merayakannya dengan pesta kemenangan.”

“……”

Aku melirik kepada dua piring di atas meja di lantai kedua toko milik Agil sekali lagi. Mereka menyebutnya dengan pesta kemenangan, tapi disana jelas tidak ada makanan lainnya. Selanjutnya, kesampingkan bahan-bahan untuk cream stew, nasi merupakan contoh klasik dari sebuah bahan S-class. Pasti sangat sulit bagi mereka untuk mendapatkan sebagian besar dari ini.

“… Kau tahu? Sejak kamu mendapatkan kesulitan mendapatkan nasi, kamu bisa menyiapkan sesuatu yang lebih menarik, seperti steak Haburger atau tonkatsu... Cream stew tidak memakai nasi, percaya padaku...”

Aku mengeluh ketika mengambil sebuah sendok besar.

Meski Aku biasanya bukan pemilih makanan, Kombinasi satu-satunya yang tidak pernah aku suka sejak kecil adalah nasi dan rebusan. Aku suka kedua nasi dan rebusannya sendiri, jadi masalahnya bukan dengan bagaimana rasanya; Sebaliknya, itu mungkin masalah psikologis. Bahkan di dunia virtual, Aku tidak berpikir Aku bisa mengatasi sesuatu yang Aku tidak suka di dunia nyata.

Tapi, sayangnya, Agil dan Klein mungkin tidak melakukan usaha yang banyak untuk lelucon seperti ini. Belum lama ini, pertarungan bos Lantai 67 telah mengakibatkan kematian pertama sejak beberapa saat. Ini merupakan sesuatu yang tidak bisa ku lupakan sejak kedatangan di Lantai 68, jadi mungkin kedua orang ini berusaha untuk menghiburku dengan cara aneh mereka... mungkin.

Dengan tekad, Aku memasukkan sesendok penuh dari rebusan ini ke dalam mulutku.

Itu lezat. Daging yang direbus perlahan dan sayuran manis, diselimuti banyak saus putih, memberikan rasa yang bergabung dengan masakan yang akan kamu temukan di restoran NPC terbaik. Tidak ada pertanyaan tentang itu, Teman terbaik untuk hidangan ini pastinya adalah baguette Perancis yang dipanggang. Tapi satu-satunya kandidat sebelum aku adalah nasi putih yang beruap. Tidak mungkin, Tidak peduli apa yang orang lain katakan, tidak ada cara cream stew dan nasi disajikan bersamaan.

Benar-benar yakin, Aku menyendok sebuah nasi yang banyak dengan setengah keputusasaan. Kemudian aku memasukkannya ke dalam mulut, masih segar dengan rasa dari rebusannya, dan dikunyah. Tubuhku menolaknya, Aku hampir tidak bisa menahan menyemburkan sebutir nasi ke wajah Klein yang cekikikan —  tapi aku sudah mempersiapkan diriku untuk ini.

“… Ini… e-enak,” adalah apa yang mulutku katakan. Rahang pengguna katana jatuh seperti batu.

“Hei… Hei, hei, bukan itu yang dikatakan kepada kita! Bukannya kamu benci nasi dengan rebusan?!”

“Bukan, itu yang kupikirkan juga…”

Luar biasa, aku mengambil sesendok rebusan dan nasi lagi. Rebusan itu memperkuat rasa nasi, yang merupakan sesuatu yang tidak kumiliki dalam waktu lama. Bukan seperti menolaknya, aku bahkan tidak bisa berhenti menggerakkan sendokku sekarang.

Menghabiskan hampir setengah mangkuk sekaligus. Aku menuntuk pedagang kapak dengan wajah tenangnya:

“Hei Agil, siapa yang membuat makanan ini?!Aku memikirkan ini, tapi tidak ada pemain manapun yang mampu memasak bahan S-class sesempurna ini.Dan rebusan ini, Mempunyai aroma nostalgia yang tidak bisa kujelaskan. Itulah nasi seharusnya… Panggilkan aku kokinya!”

Aku berteriak, mungkin karena aku terlalu terkejut, tapi Agil tidak mengatakan apapun dan hanya tersenyum padaku dengan tatapan penuh perhatian..

“Maaf, tapi kami setuju untuk merahasiakan identitas kokinya.”

“Kamu tua bangka, bahkan tidak mau memberitahuku?”

Klein tampak tidak puas, dan Agil memukulnya dengan keras di belakang.

"Nah, bukankah itu perasaan seru yang kita inginkan? Jika Kamu ingin makan makanan koki ini, bukan, makanan pemain ini lagi, lakukan yang terbaik untuk bertahan hidup sepanjang permainan."

"Kalau memang begitulah, maka aku juga mau!"

Klein berteriak. Agar tidak kalah darinya, Aku meraih sendokku menuju hidangan itu lagi.

---

Referensi

  1. Seperti samurai, Klein awalnya memanggilnya "Kiri-no-ji" (キ リ の 字). Menambahkan "no-ji" adalah bentuk pemanggilan periode Edo yang digunakan antara orang-orang dengan status yang sama dan lebih rendah. Sekarang jarang digunakan untuk panggilan. #1
TL Note:
Agil and Klein’s Exciting Meal is a short story penned by Reki Kawahara, for the Dengeki Bunko Choukansha Fair 2017. It is very short: around 3 pages, and is set during the Aincrad arc.

keyword : sword art online, light novel, bahasa indonesia, side story, 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Setting Gekko Crypto Currency Trading Bot

Setting Gekko Bot Trading di VPS Digital Ocean (GUI/WEB)

Strategi Trading - Profesional MACD